<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?>
			 <rss version='2.0'>
			 <channel>
			 <title>Sub Kategori Hukum Arbitrase Beranda Hukum</title>
				<description>Sub Kategori Hukum Arbitrase Beranda Hukum</description>
				<link>https://berandahukum.com/rss/subkat/hukum-arbitrase</link>
				<language>id</language>
				<copyright>Copyright 2026, Beranda Hukum</copyright>
				<category>Sub Kategori Hukum Arbitrase</category>
				<lastBuildDate>Thu, 16 Apr 2026 04:52:56 WIB</lastBuildDate><item>
				<title>Perjanjian Arbitrase dan Jenisnya</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Perjanjian-Arbitrase-dan-Jenisnya</link>
				<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 13:24:54 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Perjanjian atau persetujuan adalah suatu perbutan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih (pasal 1313 KuhPerdata). Untuk sahnya suatu persetujuan atau perjanjian diperlukan syarat-syarat, sebagai ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Kelebihan dan Kekurangan Arbitrase</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Kelebihan-dan-Kekurangan-Arbitrase</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 03:56:37 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Kelebihan Arbitrase

&nbsp;

Penyelesaian sengketa melalui arbitrase dinilai menguntungkan karena beberapa alasan sebagai berikut:

&nbsp;

a. Kecepatan dalam proses


Suatu persetujuan arbitrase harus menetapkan jangka waktu, yaitu ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Pengertian, Bentuk dan Sanksi Wanprestasi</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Pengertian-Bentuk-dan-Sanksi-Wanprestasi</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:21:00 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Munir Fuady mengemukakan wanprestasi adalah suatu keadaan yang disebabkan kelalaian atau kesalahan dari debitur yang tidak dapat memenuhi prestasi seperti yang ditentukan dalam perjanjian. Adapun bentuk-bentuk wanprestasi yang dilakukan debitur ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Arbitrase Internasional (Konvensi New York 1958)</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Arbitrase-Internasional-Konvensi-New-York-1958</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 03:38:36 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Pada awalnya, putusan arbitrase asing / Internasional tidak mendapatkan pengakuan serta tidak dapat dilaksanakan di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, putusan arbitrase di Indonesia mulai mendapat pengakuan dengan diberlakukannya ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Pembatalan dan Penolakan Putusan Arbitrase</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Pembatalan-dan-Penolakan-Putusan-Arbitrase</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:11:14 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Dalam ketentuan pasal 70 Undang-Undang No 30 Tahun 1999, dijelaskan mengenai pembatalan / annulment atas putusan arbitrase yang dikarenakan mengandung unsur-unsur, sebagai berikut :

&nbsp;


	
	Surat atau dokumen yang diajukan dalam ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Bentuk, Sifat dan Jenis Putusan Arbitrase</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Bentuk-Sifat-dan-Jenis-Putusan-Arbitrase</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 03:47:36 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Putusan Arbitrase menurut bentuknya dibagi menjadi :

&nbsp;


	Putusan sela / provisional (pasal 32 UU No 30 Tahun 1999)
	Putusan Perdamaian (pasal 45 UU No 30 tahun 1999)
	Putusan Verstek (pasal 44 UU No 33 Tahun 1999)
	Putusan Akhir ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Jenis-Jenis Alternatif Penyelesaian Sengketa</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Jenis-Jenis-Alternatif-Penyelesaian-Sengketa</link>
				<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 19:54:55 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ &nbsp;

&nbsp;

Pengertian dan Jenis-Jenis Alternatif Penyelesaian Sengketa&nbsp;Alternatif Penyelesaian Sengketa :

&nbsp;

Lembaga Penyelesaian Sengketa/ Beda Pendapat melalui Prosedur yang disepakati para Pihak.

&nbsp;

Konsultasi ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Ruang Lingkup Arbitrase</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Ruang-Lingkup-Arbitrase</link>
				<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 20:14:51 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Ruang lingkup penyelesaian sengketa melalui Arbitrase adalah :

&nbsp;

Pasal 5 ayat (1) UU No. 30 tahun 1999 yaitu :

&nbsp;

sengketa yang dapat diselesaikan melalui arbitrase hanya sengketa di bidang perdagangan dan mengenai hak yang ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Dasar Hukum Arbitrase di Indonesia</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Dasar-Hukum-Arbitrase-di-Indonesia</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 00:49:11 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ &nbsp;

&nbsp;

Dasar Hukum Arbitrase di Indonesia, adalah :




	Penjelasan Pasal 3 ayat (1) UU No. 14 /1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan KehakimanSetelah Indonesia merdeka, ketentuan yang tegas memuat pengaturan lembaga ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Subjek dan Objek Hukum Arbitrase</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Subjek-dan-Objek-Hukum-Arbitrase</link>
				<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 17:42:28 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Subjek Hukum

&nbsp;

Para pihak adalah subyek hukum menurut Pasal 1 (2) (3) UU No. 30/1999 &quot;Para pihak adalah subyek hukum, baik menurut hukum perdata maupun hukum publik&quot;

&nbsp;

Objek Hukum

&nbsp;

Arbitrase merupakan cara ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Sejarah Arbitrase di Indonesia</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Sejarah-Arbitrase-di-Indonesia</link>
				<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 14:31:04 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Sejarah Arbitrase di Indonesia. Pada masa Pemerintahan Kolonial Belanda, Arbitrase dibagi menjadi 3 Golongan, yaitu :


	
	Golongan Timur Asing dan Eropa&nbsp;berlaku RV (Reglement op de Rechtsvorering).&nbsp;Diatur dalam Pasal 615 s/d 651 RV ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Pengertian Arbitrase</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Pengertian-Arbitrase</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:20:51 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Istilah arbitrase berasal darikata arbitrare (Latin), arbitrage (Belanda/Perancis), arbitration (Inggris) dan shiedspruch (Jerman), yang berarti kekuasaan untuk menyelesaikan sesuatu menurut kebijaksanaan atau perdamaian melalui arbiter atau wasit. ]]>
				</description>
				</item></channel></rss>