<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?>
			 <rss version='2.0'>
			 <channel>
			 <title>Sub Kategori Hukum Kontrak Beranda Hukum</title>
				<description>Sub Kategori Hukum Kontrak Beranda Hukum</description>
				<link>https://berandahukum.com/rss/subkat/hukum-kontrak</link>
				<language>id</language>
				<copyright>Copyright 2026, Beranda Hukum</copyright>
				<category>Sub Kategori Hukum Kontrak</category>
				<lastBuildDate>Thu, 16 Apr 2026 04:54:01 WIB</lastBuildDate><item>
				<title>Pengertian, Bentuk dan Sanksi Wanprestasi</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Pengertian-Bentuk-dan-Sanksi-Wanprestasi</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:21:00 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Munir Fuady mengemukakan&nbsp;wanprestasi adalah suatu keadaan yang disebabkan kelalaian atau kesalahan dari debitur yang tidak dapat memenuhi prestasi seperti yang ditentukan dalam perjanjian. Adapun bentuk-bentuk wanprestasi yang dilakukan debitur ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Hapusnya Perikatan</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Hapusnya-Perikatan</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 03:47:05 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Dalam KUHpdt (BW) tidak diatur secara khusus apa yang dimaksud berakhirnya perikatan, tetapi yang diatur dalam Bab IV buku III BW hanya hapusnya perikatan. Pasal 1381 secara tegas menyebutkan sepuluh cara hapusnya perikatan. Cara-cara tersebut ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Prestasi, Wanprestasi dan Ganti Rugi</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Prestasi-Wanprestasi-dan-Ganti-Rugi</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 01:42:18 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ PRESTASI
Prestasi adalah sesuatu yang wajib dipenuhi oleh debitur dalam setiap perikatan. Menurut ketentuan pasal 1234 KUHPdt ada tiga kemungkinan wujud prestasi, yaitu (a) memberikan sesuatu, (b) berbuat sesuatu, (c) tidak berbuat ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Jenis-jenis Kontrak</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Jenis-jenis-Kontrak</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 03:54:47 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ 1.Kontrak Menurut Sumber Hukumnya.

Kontrak menurut sumber hukumnya merupakan penggolongan kontrak yang didasarkan pada tempat kontrak itu ditemukan.
&nbsp;

2.Kontrak Menurut Namanya.

Didalam Pasal 1319 KUHPerdata dan Artikel 1355 NBW hanya ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Asas-asas Hukum Kontrak</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Asas-asas-Hukum-Kontrak</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 03:40:36 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ 1. Asas Kebebasan Berkontrak

Ahmadi Miru kebebasan itu berupa :


	
	-Bebas menentukan apakah ia akan melakukan perjanjian atau tidak;&nbsp;
	
	
	-Bebas menentukan dengan siapa ia akan melakukan perjanjian;&nbsp;
	
	
	-Bebas menentukan ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Para pihak dalam hukum kontrak/perjanjian</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Para-pihak-dalam-hukum-kontrakperjanjian</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:08:42 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Para&nbsp;pihak&nbsp;dalam&nbsp;hukum&nbsp;kontrak/&nbsp;Perjanjian&nbsp;:

Orang&nbsp;perorangan termasuk badan&nbsp;usaha&nbsp;yang&nbsp;bukan&nbsp;badan&nbsp;hukum&nbsp;=&gt;&nbsp;Firma,&nbsp;CV.
Badan&nbsp;hukum&nbsp;=&gt;&nbsp;PT., Yayasan, ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Unsur-unsur perjanjian /kontrak</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Unsur-unsur-perjanjian-kontrak</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 01:01:56 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Menurut KUH Perdata Pasal 1320&nbsp;


	
	Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya
	
	
	Kecakapan untuk membuat suatu perikatan
	
	
	Suatu hal tertentu
	
	
	Suatu sebab yang halal
	


&nbsp;

Secara umum&nbsp;


	
	Ada ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Tempat Dan Pengaturan Hukum Kontrak</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Tempat-Dan-Pengaturan-Hukum-Kontrak</link>
				<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 14:38:15 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Hukum kontrak diatur dalam buku III KUH Perdata=&gt;terdiri 18 bab dan 631 pasal=&gt; Mulai Pasal 1233 -1864 KUH Perdata.

Hal- hal yang diatur didalam Buku III KUH Perdata:


	Perikatan pada umumnya (Pasal 1233-1312 KUH Perdata).
	Perikatan ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Sistem Pengaturan Hukum Kontrak</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Sistem-Pengaturan-Hukum-Kontrak</link>
				<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 14:06:25 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Sistem pengaturan hukum komtrak adalah sistem terbuka (Open system)

=&gt;Setiap orang bebas untuk mengadakan perjanjian, baik yang sudah diatur maupun yang belum diatur dalam undang- undang.

=Hal ini disimpulkan dari Pasal 1338 KUHPerdata (1): ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Sumber Hukum Kontrak</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Sumber-Hukum-Kontrak</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:33:29 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ 1.Sumber Hukum Kontrak Dalam Civil Law .

Pada dasarnya sumber hukum kontrak dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

Sumber Hukum Materiil.

Ialah tempat dari mana materi hukum itu diambil. Sumber hukum materil ini merupakan faktor yang ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Jenis-jenis Perjanjian</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Jenis-jenis-Perjanjian</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:44:41 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ A. PERJANJIAN KONSENSUIL DAN PERJANJIAN FORMIL

1. Perjanjian Konsensuil

Perjanjian yang dianggap sah kalau sudah ada consensus diantara para pihak yang membuat. Perjanjian semacam ini untuk sahnya tidak memerlukan bentuk tertentu.&nbsp;

2. ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Syarat Sahnya Suatu Perjanjian</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Syarat-Sahnya-Suatu-Perjanjian</link>
				<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 21:41:52 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Pasal 1320 KUH Perdata menentukan empat syarat sahnya perjanjian, seperti berikut ini.

&nbsp;


	
	Kesepakatan mereka yang mengikatkan dirinya

	
		
		Kesepakatan yang dimaksud disini adalah adanya rasa iklas saling memberi dan menerima ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Subjek dan Objek Hukum Kontrak</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Subjek-dan-Objek-Hukum-Kontrak</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:45:51 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Subjek Hukum Kontrak

Subjek Hukum&nbsp;adalah segala sesuatu yang dapat mempunyai hak dan kewajiban untuk bertindak dalam hukum.

Menurut R. Soeroso subjek hukum adalah :


	
	Sesuatu yang menurut hukum berhak/ berwenang untuk melakukan ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Pengertian Hukum Kontrak</title>
				<img>https://berandahukum.com/uploads/img/beranda-hukum.jpg</img>
				<link>https://berandahukum.com/a/Pengertian-Hukum-Kontrak</link>
				<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 04:24:12 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Salim. H,S, Hukum Kontrak: Keseluruhan kaidah-kaidah hukum yang&nbsp;&nbsp; mengatur hubungan hukum antara dua pihak atau lebih&nbsp;&nbsp; berdasarkan&nbsp;&nbsp; kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum.

&nbsp;

Charles L Knapp dan&nbsp; ]]>
				</description>
				</item></channel></rss>